Kamis, 05 Desember 2019
Hari Ini
Senin, 18 November 2019
daripada mati, saya ingin tidak dilahirkan saja
Rabu, 13 November 2019
Jangan Lagi
Terima Kasih untuk Tetap Ada
Minggu, 16 Juni 2019
itulah mengapa untuk seterusnya, bahkan untuk hal remeh aku akan jujur, padamu.
Selasa, 11 Juni 2019
4 Juni 2019
Hei. Selamat atas hari lahirmu. Sudah 23 kau semakin dewasa. Bahkan aku menjadi pengecut, baru me-publish sekarang. Hei manusia, yang denganmu aku tidak pernah menampar orang untuk hari lahir di selanjutnya. Karna itu tentangmu semua.
2013. Saat hari lahirmu ke-17, tanpa tau kau sedang merayakan aku memberi kejutan dengan tamparan di pipi kirimu sepertinya ? Dan aku tertawa kamu diam. Itu sakit pasti ya ? “Selamat ulang tahun!” Ucapku yang kembali tertawa. Kamu diam dan menjadi gagap saat itu mengucap terima kasih mengelus pipimu. ‘Ah benar sakit rupanya’
Seperti sudah rencana takdir untuk membuatku merasa.... sedikit bersalah dan memberimu hadiah. Tidak istimewa, tapi kau suka. ‘’Hei manusia, terima kasih.’’ Ucapmu di pesan singkat itu. Haha, bahkan takdir terus memperpanjang cerita untuk kita, hingga bersama.
Aku tau, menjadi bodoh dengan tidak berbuat banyak untukmu saat itu. Dan kamu mempertanyakan hal yang tak bisa kuucapkan. Mari kuucapkan dengan baik sekarang, aku cinta kamu saat itu, Tuan.
Selamat atas hari lahirmu, semoga selalu bahagia dan terus menjadi manusia. Jadilah lelaki dewasa, yang tidak pergi tiba-tiba.
Sabtu, 25 Mei 2019
Setelah Usia 23
Hidup di Jakarta Akhir akhir ini
Jakarta, 10 Juli 2025 17.22 Hidup di Jakarta akhir-akhir ini kenapa menjadi seperti ini. Udara yang semakin memburuk membuat saya malah terk...

-
Jakarta, 31 Oktober 2024 11.15 Saya adalah wanita itu. Wanita yang meromantisasikan segala hal. Semua yang diamalinya, semua yang dirasakann...
-
Jakarta, 1 agustus 2024 16.57 Saya rasa tidak akan ada yang mencintai saya seperti kamu. Setelah jaitan pasca abses yang bahkan saya saja me...