Kamis, 21 November 2024

Seharusnya Tidak Saya Percaya Sejak Awal

21 November 2024
15.43

Berkali - kali saya dihancurkan oleh manusia. Dunia saya sudah sedikit tidak menyenangkan. Manusia-manusia sial ini.

Akhir-akhir ini dunia saya sedang sesak menyebalkan. Terlebih hari ini, untuk segala sesak yang saya fikirkan adalah ibu. Saya mau cerita sama ibu secepatnya. Manusia benar-benar jahat, Bu.

Untuk manusia yang saya merasa kita akhir-akhir ini dekat, menyerang saya di forum. Mengatakan untuk semua, tapi tersirat ke saya. Mengungkap keresahan bahwa gajinya berbeda, dan harusnya kaum saya yang melaksanakan tugas itu. Bukan untuk menyudutkan satu pihak, tapi anda tau dan semua tau tersisa saya!

Bahkan paginya Anda mengatakan bahwa merasa iba saat saya hampir menangis hari itu, ingin menggantikan, dan sekarang anda yang mengeluhkan penetapan itu kenapa bukan kaum saya. BUKAN SAYA KAN MAKSUD ANDA ?!

Jika maksud dan mau Anda seperti itu, tidak seharusnya Anda mengatakan itu paginya. Tidak seharusnya Anda bersikap seolah mendukung keputusan saya. Tidak seharusnya Anda berpura-pura mengerti dan peduli dengan saya, yang dengan Anda saya sudah percaya. Anda tau itu!

Keputusan untuk tidak percaya dengan manusia-manusia ini adalah keputusan tepat sejak awal. Tidak lagi untuk terjebak pada kebaikan yang terlihat dan saya terlena. Tidak ada yang bisa saya percaya disini. Bahkan untuk menjadi teman kalian tidak anggap saya demikian.


Rabu, 13 November 2024

Masih Sama

22.54

Sejak 20 dan 14, hingga sekarang. Saya masih sama menulis segala hal, seluruh sampah, yang bahkan hanya ibu dan Wahyu yang mampu menenangkan marahnya saya, dan khawatirnya pada keadaan di dunia saya. Selain itu.. hah.
Mereka hanya ingin didengarkan, dimengeri bahwa masalahnya adalah yang paling rumit dan menyedihkan. 

Semakin dewasa, semakin sulit menemukan kecocokan. Dan akan kembali pada teman lama. Untuk manusia seperti saya, bahkan yang kalian kenal itu bukan saya. Endang yang bodo amat sama masalah, Endang yang pendiem, Endang yang sulit diajak ngobrol, Endang yang tertutup. Endang yang sabar. Endang yang pengertian haha.

 Bahkan untuk segala hal yang bahkan saya tidak tau, teman lama saya tau. Endang yang aneh seperti Patrick, Endang yang suka daging, Endang yang tangki cintanya penuh dan menghangatkan. Endang yang cerewet. Endang yang mudah hilang senang. 

Yang lain boleh hilang, tapi kalian jangan.. 

Rumitnya Isi Kepala Wanita Seperti Saya

Kamar, 13 November 2024
22.39

Setelah lewat pukul malam, hingga sepi menjelang. Saya masih mengatasi rumit dan berisik otak ini. Tanpa kafein seharian, tak menjamin otak ini tetap terjaga bahkan saat tubuh sudah ingin direbah.

Untuk manusia yang sering alpha pada Tuhannya, tersadarkan pada satu hal. Jadi manusia capek, apalagi hidup bersama manusia. Dunia adalah hal yang tidak dapat diprediksi. Untuk manusia seperti saya yang hidup sesuai takdir maunya gimana, sepertinya akan sangat berat jika tidak ada istirahat untuk batin saya. 

Seperti dua minggu ini, dari murid bertengkar hingga orang tua turun tangan dan melibatkan banyak pihak, sejak saat itu saya sudah tak enak rasa untuk tetap menjadi guru mereka. Guru yang sama, ikut bersua setiap saya mengajar. Anak sakit, dan sekarang setelah tidak masuk semua jadi dipermasalahkan. Menjadi diwajibkan surat untuk ketidakhadiran. Dan semua melelahkan. Semua rumit, untuk hidup saya yang ingin menikmati gaji. Semua terlihat menyebalkan, mengapa tidak bisa tenang saja. Untuk manusia seperti saya yang tidak ingin terlibat pada segala hal. Hingga saya merasa lelah dan muak. Dan mencapai titik pemahaman untuk segala hal di bumi yang tidak bisa diprediksi, saya butuh Tuhan untuk menguatkan dan menenangkan otak dan hati saya, hidup bersama manusia manusia ini.

Saya butuh kekuatan, dan saya butuh Tuhan saya.

Hidup di Jakarta Akhir akhir ini

Jakarta, 10 Juli 2025 17.22 Hidup di Jakarta akhir-akhir ini kenapa menjadi seperti ini. Udara yang semakin memburuk membuat saya malah terk...