Selasa, 20 Januari 2015

Duniamu

       Hari ini aku menangis, menangis untukmu yang pertama. Mendominasi pembicaraan disetiap obrolan. Tidakkah kau sadar akan perubahan? Apakah harus kukatakan agar kau dengar? Atau diam dengan segala kemungkinan pengharapan kau akan sadar? 
Bagaimana bisa aku mempercayaimu untuk hatiku, sedangkan segalanya aku harus bersabar. Kemungkinan luka itu akan kembali, dan aku tidak siap. Aku kembali menyusun, benteng-benteng pertahanan. 
      Mungkin kau boleh menceritakan duniamu, aku akan menjadi penyimak yang baik. Tapi aku tidak akan menceritakan duniaku, menulis lebih baik. Walau tidak didengar, setidaknya ia tidak menyakitkan. 

Endang Rachmawati
Jakarta, 4 Januari 2015

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Beerkomentarlah dengan bijak

Hidup di Jakarta Akhir akhir ini

Jakarta, 10 Juli 2025 17.22 Hidup di Jakarta akhir-akhir ini kenapa menjadi seperti ini. Udara yang semakin memburuk membuat saya malah terk...