Aku terlalu asyik berpuisi, hingga ku mengabaikanmu.
Maafkanku, atas cintamu yang terlalu.
Aku hanya membalasmu seperlu.
Bukanlah aku bosan.
Bagaimana aku bisa merasa bosan, padamu cinta yang kuimpikan.
Aku fikir semuanya akan baik baik saja,
Seperti hariku biasa.
Aku fikir aku akan mampu, untuk terus bersama hati yang tak mau bersatu.
Karena seperti biasanya, aku terus berusaha selalu bersamamu.
Fikirku meraba, apa yang kau rasa?
Apakah tawamu adalah bahagia?
Apakah aku mampu membalas semua?
Apa perjalanan kita baik baik saja?
Aku akan memberi waktu, seperti hariku yang lalu.
Bertahan, untuk segala hari yang tlah kita lewatkan.
Endang rachmawati
Jakarta, 28 mei 2015
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Beerkomentarlah dengan bijak