Manggarai
07.46
Tidak ada yang tau rencana Tuhan. Bahkan untuk satu menit pun..
Pagi yang tergesa gesa, mempersiapkan banyak hal, mencari beberapa barang.
Terlambat !
Aku fikir setelah tertinggal satu kereta. Satu menit yang merubah waktu akhir tujuanmu menjadi begitu berjarak.
Menjadi detik detik meleburnya cacian, menjadi aku ikhlaskan.
Seakan takdirku tak berubah, dari ingin tepat menjadi kembali terlambat.
Ah sial. Seperti putri yang mendapat kehormatan gelarnya. Dan aku tetap pada gelar 'keterbatan' yang ingin saja kuberikan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Beerkomentarlah dengan bijak