Jakarta, 25 April 2024
22.35
Satu-per-satu menikah. Dan sudah memulai hidupnya sendiri. Malam ini, satu teman saya mengirimkan undangan pernikahannya. Manusia yang akhirnya menemukan pasangannya. Begitupun saya. Dengannya saya menjadi diri sendiri, dan saya beruntung punya kamu, Mas. Kamu mengusahakan banyak hal untuk aku dan anakmu. Untuk segala kurang dan lebihnya, aku sayang kamu selamanya.
Tapi, semakin lama saya menjalani kehidupan ini. Menjelang 28. Sudah 5 tahun saya resmi menjadi guru. Sudah 2 tahun terlewatkan saya menjadi istri. Dan sudah 1 tahun terlewatkan saya menjadi ibu. Semakin lama.. saya merasa semakin harus menutupi diri saya sebenarnya. Tautan blog yang saya sematkan, harus dihapus karena disini diri saya semuanya ada. Dan mereka tidak boleh tau. Kegiatan yang saya bagikan, malah menjadi bom waktu untuk manusia lain yang tidak suka untuk menjatuhkan. Tidak seperti sebelumnya, jika tidak suka ya sudah tidak usah diperdulikan. Tapi berbeda. Saya berada di lingkungan yang semuanya kaku dan rumit, tidak boleh salah sedikit. Tidak boleh salah bicara dikit. Ah saya jengah rasanya.
Saat ini..
saya sedang berifikir, apakah sampah-sampah ini harus berhenti di tautkan ?!
Unggah aktivitas bahkan harus diperhitungkan, karena sudah tidak seaman dulu. Bahkan saya nyaman untuk tidak diperdulikan, daripada menjadi pusat perhatian seperti saat ini. Manusia yang tidak pernah menyaksikan aktivitas saya, tiba tiba menjadi pertama untuk menyaksikan. Dan semua membicarakan saya. Ah ini menakutkan hingga saat ini rupanya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Beerkomentarlah dengan bijak