Minggu, 17 Juli 2016

Pertemuan hari ini

Jakarta, 17 Juli 2016
21.24

Bahkan kau tak kan bisa melupakan walaupun ia hanya singgah sebentar, karena dengannya kau pernah merajut rencana.

Malam belum terlalu larut, baru menggelap seperdelapan. Berjalan seperti biasa, menikmati makanan seperti  biasa. Tapi malam ini, sepertinya takdir sedang berbuat sengaja mempertemukan kita. Diantara kegiatan saat ini adalah  hal biasa, kita tidak pernah bisa biasa.

Aku menemukanmu dengannya. Sedari dulu, bahkan kini aku telah berganti tapi kau ? Masih saja dengan wanitamu. Melihatmu hari ini, mengingatkanku akan banyak hal. Atas kesalahan, kita belum benar benar saling memaafkan. Atas melepaskan, mengapa tidak dulu bukan kau yang ku perjuangkan. Bahkan jika kau tau, yang kuperjuangkan tlah meminta untuk dilepaskan .

Dulu kau bertanya 'mengapa bukan aku ?' mengapa bukan kamu yang ku perjuangkan. Kau menyatakan 'padahal aku yang mencintaimu amat besar, mengapa harus aku yang dilepaskan ?'

Kini aku melihatmu, menatap punggung itu. Kau tertawa dengan nya. Dengan wanita yang mencintaimu. Tawa yang dulu hanya untukku. saat cinta membuat seginya, kau tetap memilihku. Katamu 'setidaknya ia mencintaiku, tidak akan melepaskan semudah kamu. Setidaknya ia bisa menjadikanku bertahan .' dan benar hingga kini...kau benar benar bertahan dengan wanita itu. Bahkan saatku telah berganti dan berpindah.

Pada malam yang biasa ini, aku kembali mengingatmu. Ingatan yang takkan pernah dilupa.

Karena denganmu, aku pernah bahagia..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Beerkomentarlah dengan bijak

Hidup di Jakarta Akhir akhir ini

Jakarta, 10 Juli 2025 17.22 Hidup di Jakarta akhir-akhir ini kenapa menjadi seperti ini. Udara yang semakin memburuk membuat saya malah terk...