Jakarta, 31 Juli 2016
21.11
Seharusnya..
saya terfokus pada kamu.
Tapi dia, membuat fokus saya terpecah.
Seharusnya..
Dia tidak pergi.
Membiarkan mereka meraba jalan.
Menerka langkah, kegamangan arah.
Seharusnya tidak saya.
Seharusnya bukan saya yang berdiri di sini.
Ia bahkan telah pergi. Ia berani mengambil langkah pergi. Meninggalkan saya sendiri.
Seharusnya..
Bukan seperti ini. Jika saya tak tau diri, bahkan sedari awal sudah saya melangkah.
Jika saya tak tau diri, seharusnya tak ada saya berpindah.
Ia membuat saya tak dapat berpergian.
Dan kenyataannya saya ditinggal sendirian.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Beerkomentarlah dengan bijak