Bandung.
21.45
Satu persatu menghilang, satu persatu berpulang. Dulu kami 26 tersisa 24.semua pergi dengan masalahnya sendiri. Apakah ini takdir-Mu atau akibat salahnya masa lalu yang melumuri mereka dengan dosa dan payah dihilang percuma mesku mereka telah berdoa ? Meski sudah bertaubat.
Elis. Aku memanggilnya ‘kak’ ia seperti ibu dan teman. Kita satu almari dan satu atap untuk hari-hari hingga hari ini.
Elis. Seperti tidak ada duka, ia tertawa. Selalu. Dua kali dia menangis dan hari ini aku ikut menangis bersamanya. Berdua. Berpeluk lama. Tidak bertemu pada hari kemudian.
Elis. Tidak ada baju, guling, selimut, yang menumpuk, kamu benar membawa semuanya pergi ‘Kak’. Semoga pernikahanmu baik-baik saja. Semoga ibumu cepat sehat. Semoga Allah selalu menjagamu.
Semoga kamu bahagia, Kak.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Beerkomentarlah dengan bijak