Sabtu, 26 November 2022
Infus
Minggu, 03 April 2022
Elusan
Jakarta, 3 April 2022
04.58
Aku tau sekarang selain pijatan, kini elusan di punggung dan perut terasa sangat nyaman. Terlebih jika orang lain yang melakukan itu. Seperti kucing yang sedang dielus majikan, tubuh yang tidak boleh dipijat karena sering pegal punggung, Perut yang sedang tidak enakan, menjadi nyaman jika dielus. Baru 6 tapi sudah sering sakit punggung. Terima kasih tangan yang selalu bersedia mengelus tubuh yang sedang pegal pegalnya.
Selasa, 29 Maret 2022
Amarah
29 Maret 2022
21.17
Menjadi tak enakan karena sekarang tidak sedih sendirian. Maaf. Bahkan untuk calon manusia bumi ini harus ikut bersedih karena keegoisan saya tidak bisa mencari alasan bahagia. Seperti sudah kebiasaan lama, saya menulis untuk waras saya di bumi. Maaf saya menangis kembali lagi ini.
Tangis marah karena perdebatan yang seharusnya tau kondisi untuk bicara. Saya ingin obrolan bahagia bukan nasehat dan kenapa tidak Anda katakan saja ke saya terkait sprei yang sudah dibuang? Kenapa harus menjadi api dan mengadu tak tau waktu. Main hp, berbicara sambil lihat hp. Jika ingin bicara ke saya hentikan dulu hp nya !! Dan laporan sendok vicenza yang tak seharusnya disampaikan di vcall. Saya selalu meminta maaf pada calon manusia bumi ini karena menangis seperti sekarang.
Saya dipaksa kuat oleh keadaan. Dipaksa mandiri oleh kondisi. Terkadang saya rindu saat semua masih berkumpul di rumah ini. Saya yang menyibukkan diri, tapi setidaknya saat saya keluar kamar masih ada manusia bukan lagi dinding saja. Tapi seharusnya saya bersyukur, karena masih punya keluarga dan orang tua. Yang bahkan menyayangi lebih dari dirinya sendiri. Saya rindu rumah tanpa tingkat. Saya rindu aktivitas rumah saat di sini. Saya rindu ibu bangunkan dan bapak cium kening saat pagi. Bahkan saya harus terbiasa untuk memulai hidup baru seperti ini. Saya rindu tidur seranjang bareng bareng. Bahkan kerinduan yang membuat saya merasa kesepian sekarang. Dan pelampiasan amarah yang tak seharusnya. Maaf.
Setelah marah, saya membuka pesan salah satu kawan karib saya. Kado pernikahan yang katanya terlambat, saya yang mudah terharu untuk segala perbuatan yang sederhana. Terlebih hal yang belum pernah ia lakukan sebelumnya. Saya akan lanjut besok ya.
Minggu, 27 Februari 2022
Menjadi Sering
27 Februari 2022
20.51
Akhir akhir ini jadi melankolis banget. Ibu cerita tentang anak lain yang sudah tidak perduli dengan orang tua, malah jadi saya yang menangis. Lemah. Harusnya menjadi kuat dan tidak mudah lemah hati seperti ini, hampir setiap minggu menangis karena hal-hal di sekitar yang menyedihkan. Teman sudah tidak punya orang tua, saya yang menangis. Anak yang masih marah sama orang tua dan tidak tegur teguran saya yang nangis. Perang Ukraina Rusia saya pun menangis. Menjadi lebih mudah mengingat dan merindukan banyak hal yang pergi. Seharusnya di kondisi ini, saya menjaga suasana hati agar tidak sesedih ini terus.
Mungkin karena suasana malam yang sepi, membuat semuanya semakin lengkap. Menjadi tiba tiba sedih. Menjadi tiba tiba menangis. Dan menjadi tiba tiba sesedih ini.
Kamis, 17 Februari 2022
kerinduan
17 Februari 2022
19.17
Di saat sepi, perasaan kehilangan semakin menghantui. Kerinduan atas kehilangan dan kepergian yang tetap terasa. Hampir 2 tahun terlewat, tapi merindukan manusia yang sudah tidak ada di bumi itu menyakitkan. Saya rindu nyai. Sangat.
Pelukan, elusan punggung, dan wangi khas tubuhnya, saya rindukan semuanya. Walau terkadang nyai tidak mendengar, dan bahkan saya merasa kesal karenanya seharusnya tidak seperti itu. Nyai tetap tersenyum dan mencintai saya setiap hari dari bahkan saat ibu merantau pergi. Saya rindu semuanya.
Menghindar melihat segala hal yang ada tentang nyai, menghindar melihat manusia yang masih memiliki nenek. Dan hal yang saya tidak pernah bayangkan bagaimana jika saya tidak punya siapa siapa lagi, bagaimana jika ayah dan ibu tidak ada lagi, saya tidak tau akan sehancur apa.
Akhir akhir ini menjadi sering sedih seperti ini, menjadi sangat melankolis yang seharusnya tidak boleh seperti ini. Tapi sepi dan malam, tidak ada manusia lain di rumah selain saya membuat rasa kehilangan dan kesepian semakin menggila.
Minggu, 13 Februari 2022
ocehan
13 Februari 2022
18.11
Ketika seseorang yang kau harapkan untuk kepulangan, setelah lama ditikam kesendirian. Tapi yang tidak mau mendengarkan ocehan karena menurutnya kau mungkin terlalu berisik ? Untuk sunyi yang ia harapkan.
Setelah lama berkeliaran, dan kau selalu ditinggal sendirian. Setelah ia kembali pulang memainkan telepon genggam, berharap kesunyian dan kau berbicara terlalu banyak katanya. Untuk kau yang seharian berbicara pada tv, tembok, dan kucing mari kita diam saja.
Hidup di Jakarta Akhir akhir ini
Jakarta, 10 Juli 2025 17.22 Hidup di Jakarta akhir-akhir ini kenapa menjadi seperti ini. Udara yang semakin memburuk membuat saya malah terk...

-
Jakarta, 31 Oktober 2024 11.15 Saya adalah wanita itu. Wanita yang meromantisasikan segala hal. Semua yang diamalinya, semua yang dirasakann...
-
Jakarta, 1 agustus 2024 16.57 Saya rasa tidak akan ada yang mencintai saya seperti kamu. Setelah jaitan pasca abses yang bahkan saya saja me...