Sabtu, 26 November 2022

Infus

Rumah sakit, 26 November 2022
21.40

Halo. Sudah sangat lama tidak bersua disini rupanya. Banyak hal yang terlupakan bahkan belum diceritakan. Haha saya rindu menulis disini rupanya. 

Seperti biasa, fikir saya mercecau tidak jelas kali ini tentang dapur yang ingin saya renovasi! Haha kebimbangan antara rak atau kitchen set saja. 😂 

Oh iya, untuk segala kali pertama dalam hidup saya menuliskannya. Bahkan untuk kelahiran Areesa saya menuliskannya, di notes. Nanti akan kembali rajin untuk menulis. Agar Areesa bisa membaca semuanya ❤️

Kali ini adalah kali pertama saya di rumah sakit. Dirawat! Bahkan dari lahir tidak pernah dirawat sekarang kali pertama dirawat di usia 26 karena tipus! Kata Wahyu karena makan jorok, hehe. Beberapa pekan sebelum drop saya suka sekali telor gulung seminggu beli hingga 2 kali di abang yang sama. Dan sial nya setelah itu saya sakit karena cuaca dan kecapean juga. Baru 3 minggu masuk kerja setelah cuti panjang, sekarang sudah 3 hari di rawat. Awalnya saya merasa gelisah karena meninggalkan Reesa di rumah bersama ibu, takut nangis takut gabisa tidur, tapi alhamdulillah Reesa adalah berkat terbaik dari Tuhan dia sangat mengerti dan paham. Minum susu dengan baik di botol, tidak rewel atau nangis. Itu hanya fikiran saya yang berlebih. Overthinking yang slalu menjadi masalah. 

Setelah itu saya mulai menikmati infus di tangan, suntikan obat, makanan hambar rumah sakit, dan saya baru menyadari hari ini bahwa ini cara Tuhan agar saya kembali menikmati diri saya. Seperti sebelum menikah. Seperti sebelum memiliki anak. Saya menjadi bisa berdua dan lebih banyak berbincang dengan Wahyu. Saya menjadi bisa bermain hp sepuasnya. Saya menjadi bisa membaca dan makan sambil menikmati pemandangan dari jendela. Yang bahkan baru saya sadari di hari ke-3 ! Yang dimana besok sudah pulang huhuhu.

Oh iya, selama disini saya harus membuang asi karena saya yang tidak higenis sebenernya bisa minta suster titip di kulkas, cuci di air panas, dan steril in, tapi rasa gaenak lebih besar. Sedih saat harus membuang asi 1 liter 😭 

Selama di rumah sakit, saya merasa memang harus percaya bahwa Wahyu benar benar sayang dan care. Segala pikiran buruk hanya karena love language nya bukan Word of affirmation. Sejak dari sini saya akan selalu percaya Wahyu dan yakin bahwa itu hanya fikiran buruk saya

Apalagi ya ? Udah itu aja, sudah mau cek suster jam 10. Bye. 
Oh iya, setelah dari sini saya ingin menjadi lebih solehah sebagai mama nya Reesa dan istrinya Wahyu. Aamiin. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Beerkomentarlah dengan bijak

Hidup di Jakarta Akhir akhir ini

Jakarta, 10 Juli 2025 17.22 Hidup di Jakarta akhir-akhir ini kenapa menjadi seperti ini. Udara yang semakin memburuk membuat saya malah terk...