Kamar ibu,
00.15
Saya merasa tak karuan rupanya, karena kamu ternyata.
Setelah berjanji hanya pergi sebentar, bahkan hingga malam dan hujan turun deras. Sangat deras.
Saya rencanakan untuk menjemput di rumah dan kita berkeliling berdua malam-malam, setelah anak tertidur tepatnya.
Seperti biasa, saya tertidur dan terbangun kemudian. Teringat janji untuk menjemput kamu di rumah, hujan masih turun tapi tak sederas sebelumnya.
Fikir saya..
Kamu menelepon untuk memastikan saya tidak ketiduran dan segera ingin bertemu. Ternyata kamu enggan bahkan untuk ke rumah ibu alasan hujan dan capek seharian.
bagaimana dengan saya? Bahkan kita jarang punya waktu berdua saat belum terlalu malam.
setelah pulang larut berhari-hari lalu, sampai dengan saya kamu tak ada waktu. Bahkan untuk di akhir pekan, untuk berdua saya masih harus terus menunggu ?
Pasti akan menjadi salah saya yang tak pengertian.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Beerkomentarlah dengan bijak