Kamar Inap, 31 Oktober 2025
06.11

Terima kasih wahai diri, masih hidup rupanya. Tiga hari yang sangat menguras emosi dan air mata. Semua sudah terlewatkan, dan saya masih hidup tinggal melanjutkan untuk penyembuhan agar tidak kembali terulang.
Wahai diri, ini adalah dosa-dosa saya pada Tuhan dan banyak hal negatif yang merusak kamu rupanya. Seperti petir yang tiba-tiba datang dan mengejutkan, ternyata bukan sakit biasa yang alhamdulillah tertangani dengan cepat.
Benar katanya, ini sudah takdir Allah dan takdir saya dipertemukan dokter dan suster di sini. Setelahnya saya akan memperbaiki EQ saya terhadap diri, manusia, dan Tuhan. Serta hidup dengan hal-hal positif setelahnya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Beerkomentarlah dengan bijak