Rumah sakit, 30 Oktober 2925
00.13
Malam ini saya kembali dipindahkan, ke ruang berisi tangisan bayi dan ibu pasca melahirkan. Esok akan ada tindakan semoga baik baik saja.
Banyak hal yang saya renungkan tentang hari ini yang begitu menyedihkan, membengkakkan mata, dan meruntuhkan dunia saya.
Di usia 26 saya harus operasi abses payudara saat menyusui, dan kini di usia 29 saya harus kembali operasi kista yang bahkan sudah infeksi sehingga menyebabkan nyeri dan sakit bertubi akhir akhir ini.
Semua ini adalah akibat dari pendosa seperti saya, yang bahkan menyerang diri untuk lebih banyak sakit. Dan atas kejadian, semua sudah takdir Allah yang sudah terjadi. Disesali tak ada arti, mohon ampunan atas salah diri sebagai hamba.
Setelah ini selesai, saya hanya akan punya 1 sel telur untuk bertahan. Setelah ini, akan ada treatment hormonal untuk saya program anak. Ya sekarang saya harus program. Saya terlalu sombong untuk kemudahan Areesa dan untuk adiknya harus saya perjuangkan segera, sebelum semua terlambat.
Sisanya, saya hanya akan hidup dan bertahan dengan 1 sel telur dan 1 jaringan asi yang masih utuh. Tubuh ini sudah hancur rupanya. Semua sudah meninggalkan cacatnya. Bahkan untuk menjaga diri sendiri saja saya tidak mampu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Beerkomentarlah dengan bijak