17.39
Cinta wanita itu berbeda denganmu, Tuan..
Tidak seperti cintamu yang menggebu di awal.
Cinta wanita itu berbeda denganmu, Tuan...
Tidak secepat cinta datang ke hatimu, cinta di hatinya terhitung lamban.
Mungkin karena wanita tidak perduli waktu, ia menikmati setiap hal yang kau lakukan.
Tanpa sadar, cintamu kini mulai meredup.
Kau lelah dan mulai mundur perlahan.
Tanpa perduli apa yang telah ditinggalkan, bertaruh dengan waktu kau kira sudah cukup.
Sekali lagi, tak perduli apa yang telah kau tinggalkan. Hati wanita itu tak kau perduli kan.
Kau lelah tak dicari, Ia terbiasa dicintai.
Kau hilang pergi, ia mencarimu hingga tak sadar diri.
Bahwa kini....
kau sudah tak perduli.
Endang Rachmawati
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Beerkomentarlah dengan bijak