Minggu, 31 Januari 2016

Berbeda

Kamar, 30 Januari 2016
17.39

Cinta wanita itu berbeda denganmu, Tuan..
Tidak seperti cintamu yang menggebu di awal.

Cinta wanita itu berbeda denganmu, Tuan...
Tidak secepat cinta datang ke hatimu, cinta di hatinya terhitung lamban. 
Mungkin karena wanita tidak perduli waktu, ia menikmati setiap hal yang kau lakukan.
Tanpa sadar, cintamu kini mulai meredup.
Kau lelah dan mulai mundur perlahan.

Tanpa perduli apa yang telah  ditinggalkan, bertaruh dengan waktu kau kira sudah cukup. 
Sekali lagi, tak perduli apa yang telah kau tinggalkan. Hati wanita itu tak kau perduli kan. 

Kau lelah tak dicari, Ia terbiasa dicintai. 
Kau hilang pergi, ia mencarimu hingga tak sadar diri. 
Bahwa kini....
kau sudah tak perduli. 

Endang Rachmawati 




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Beerkomentarlah dengan bijak

Hidup di Jakarta Akhir akhir ini

Jakarta, 10 Juli 2025 17.22 Hidup di Jakarta akhir-akhir ini kenapa menjadi seperti ini. Udara yang semakin memburuk membuat saya malah terk...