Sabtu, 02 Januari 2016

Masih saja

Jakarta, 31 Desember 2015
19.44

      Aku kira semua sudah benar benar hilang. Bahkan tlah kuselipkan, ku tumpuk di bagian terdalam dan terbelakang. Tak ditemukan..sejak diputuskan untuk disimpan. 
     Sejak diputuskan untuk berhenti, menjauh dan melepas semua yang mengganggu. Semua tentangmu Tuan. Ah bahkan aku tak ingat menyimpan semua ini..
      Sejak awal aku mengenalmu. Sejak awal langkahmu menuju ku. Semuanya. Semua benda yang pernah bersinggungan denganmu, aku simpan dengan apik. Berharap jailku tak mengusik kediaman benda benda ini. Berharap kelak mereka adalah barang biasa tak lagi menyesakkan. 
       Melihat mereka seperti catatan lama, menimbulkan luka saat ku putuskan untuk membuka. Tuan.. Mengapa semua tentangmu begitu menyesakkan.. Mengapa debar ku masih terdengar hingga telinga.. Membiarkanku menari dengan rindu, menghiasi melodi berirama kamu. 
       Aku pernah membaca sebuah puisi lama dengan lantang ia berbicara, "bagian tersulit bukanlah patah hati, namun kenyataan bahwa kau sedang menjalani patah hati itu sendiri." 

Endang Rachmawati 

       

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Beerkomentarlah dengan bijak

Hidup di Jakarta Akhir akhir ini

Jakarta, 10 Juli 2025 17.22 Hidup di Jakarta akhir-akhir ini kenapa menjadi seperti ini. Udara yang semakin memburuk membuat saya malah terk...