(Inspirasi dari cerita seorang teman, ditulis kembali dalam bentuk puisi)
Sepertinya diantara takdir dipertemukan, hanya aku yang suka kamu secara berlebihan.
Hanya aku yang tersenyum menatap punggungmu.
Hanya aku yang berdegup kencang, walaupun hanya mendengar suaramu bercengkrama.
Sepertinya hanya aku dan cuma aku, yang melakukannya sendirian.
Menginginkan kamu secara berlebihan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Beerkomentarlah dengan bijak