22.53
Selalu seperti ini, Kesedihan merajai tanpa pasti. Apakah Kau memintaku melangkah lebih dekat? Saat aku sedang melangkah mundur menjauh.
Selalu seperti ini, aku merasa hampa. Kekosongan jiwa tanpa warna. Hanya kelabu tanpa hal baru. Sial. Bahkan aku seperti peculas meminta bahagia. Sedang Kau memberiku sempurna.
Aku hanya merasa tak tau, apa yang kumau. Semua terlihat kurang, bagiku yang seharusnya bercukupan.
Selalu saja menulis puisi balada. Sesengsarakah hidupku yang ada? Apakah kau inginkan ku menulis tawa, jika tak ku berasa?
Aku hanya mampu menulis ini, isyarat hidup seorang penyair. Kesedihan seperti ini sudah hobi diratapi. Puisi adalah ungkapan hati tanpa perlu kau mengerti. Jadi anggap saja aku sedang merasa, sedih yang terlalu perasa.
Endang rachmawati
**tulisan ngawur
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Beerkomentarlah dengan bijak