Kereta, 2 April 2015
07.30
Saat pagi yang menyenangkan, awalnya. Kukira dengan hujan mengawali pagi, akan membawa rasaku kembali. Ternyata ini puncak akan semua ledakan. Rasanya ingin kukutuk saja keadaan, ingat. Keadaan. Bukan tuhan. Setidaknya aku masih memiliki iman jika mengutuk tuhan.
30 menit menjelang kealfaan, jika dosen sedang mood datang. Tidak untuk keberuntungan. Aku merenungkan segala kemungkinan, mungkin ada yang salah dengan pilihan.
Aku ingin berjalan pergi, menyepi atas keruwetan yang terjadi. Tapi bagaimana dengan mereka? Yang membiayaiku dengan payah.
Tapi sumpah. Demi Tuhan. Aku ingin pergi saja. Aku ingin berjalan sendiri, seperti akhir akhir ini aku juga selalu sendiri. Ada tangisan yang seharusnya tersalurkan, bukan dipendam dan mengeram membentuk karang.
::Aku hanya butuh kepastian..::
Endang Rachmawati
2 April 2015
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Beerkomentarlah dengan bijak