Rabu, 01 April 2015

Kesendirian

Hari ini akan ku tuliskan tanpa perlu menghapus rangkaian selain kesalahan.
Hari ini akan ku tuliskan tanpa perlu fikiran berkuasa berlebihan.

Kereta, 1 april 2015
18.56

Tanggal 1 mengawali bulan. Mengawali hari. Mengawali semua perasaan dan kejadian yang tak pernah serupa sama.
Banyak hal yang kurasakan hari ini, jika kepaitan adalah salah satu syarat agar aku bisa sukses. Aku bersedia.
      Saat pagi, bahkan terlalu pagi untuk ke kampus. Tapi jika aku tau suasana pagi seindah ini, mungkin aku akan terus mengusahakan agar lebih pagi. Aku memperhatikannya, memperhatikan semesta yang merajuk meminta.
       Tidak ada yang istimewa selain menunggu dosen dan belajar. Namun aku merasakan kesendirian itu kembali, padahal ramai. Aku menyukai saat orolan, tapi entah sejak kemarin tidak ada obrolan yang menggairahkan. Membuatku ingin berbincang lama. Dan aku merasakan perbedaan, banyak jarak yang telah mereka jaga. Semoga itu bukan selamanya.
       Hari menjelang petang, rapat dan rapat. Banyak hal yang harus dikatakan. Tapi tidak sekarang. Aku akan menceritakan tentang hari ini, rapat membahas proker makrab kaderisasi. Tapi aku merasakan kembali, kesendirian yang melekat enggan pergi. 
       Ketidakadilan sikap membuatku lemah, atau memang aku saja yang terlalu membawa perasaan. Atau memang aku yang jarang dalam kehadiran. 
     Seakan tidak memiliki siapa siapa sangat dan bahkan lebih menyakitkan 

::Memang kusuka menyendiri tapi tidak untuk sendiri::

Endang Rachmawati
1 april 2015

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Beerkomentarlah dengan bijak

Hidup di Jakarta Akhir akhir ini

Jakarta, 10 Juli 2025 17.22 Hidup di Jakarta akhir-akhir ini kenapa menjadi seperti ini. Udara yang semakin memburuk membuat saya malah terk...