Selasa, 11 November 2025

Hilang

​Jakarta, 11 November 2025

00.04


Setelah kejadian kemarin, sangkaku sudah baik-baik saja. Mental yang sudah tidak porak poranda, tangis yang sudah mengikhlaskan keadaan, dan sudah menjadi lebih baik fikirku. Tapi ternyata, aku belum sebaik itu. Bayangan hal menyenangkan biasanya bersama, tapi aku tidak menikmatinya. Bahkan gairah yang tertunda karena pengobatan, tidak benar benar selesai seperti biasanya. 


Bayangan saat menutup mata bahwa 1 bola saja yang aku punya, bahwa aku sudah tidak memiliki yang lainnya. Bahwa ini sudah berubah. Hidup dengan 1 ovarium saja. Tanpa tuba, tanpa temannya. Bahkan untuk manusia yang mudah bergairah seperti akupun sedang di fase yang membuat frustasi. 


Ternyata aku belum baik baik saja. (:

Sabtu, 08 November 2025

Pertemuan hari ini

Kamar, 8 November 2025

16.06

Setelab pertemuan hari ini, ternyata saya tidak sekuat itu. Untuk segala skenario terburuk sudah terancang dan diikhlaskan. Sesak yang semula ada, tak lagi terasa. Karena sudah tidak terlalu buruk rupanya. Tidak ganas masih bisa diupayakan fikir saya.

Sambil menanti, akhirnya kami masuk. Ke dalam ruangan nuansa cerah, pendektektor kehamilan, dan seorang dokter duduk disana. Segala tanya yang sudah saya siapkan, dan skenario apa yang akan kami lakukan. Ternyata bukan hanya 2 saluran yang diambil, 1 ovarium juga ikut serta. Harapan yang tersisa sudah tidak ada, sudah minus bahkan.

Saya menangis dalam perjalanan, kamu tidak suka dan saya tau tapi tetap menangis yang hanya bisa saya lakukan. Setelah itu kita kencan di tempat mie kari yang baru kita coba, agar kamu senang katanya. Perasaan saya membaik dan kembali lagi mengikhlaskan dan mohon dikuatkan.

Ternyata setelah terpejam, dan tersadar saya menangis kembali di keheningan. Saya tidak sekuat itu rupanya.

Masih ada rapuh di diri saya, dan kehilangan sesuatu yang sudah menempel bersamamu selama 29 tahun harus hilang, dan tersisa 1 untuk berjuang sendirian.

Jumat, 31 Oktober 2025

29 ?

503

10.00

Hidup di usia 29 macam apa ini ?!

Awal didiagnosa ISK, tapi jadi kista yang sudah terinfeksi. Dan saat di ruang operasi ternyata bukan kista, tapi infeksi?

Operasi paroskopi yang diusahakan agar minum jaitan, agar di kehamilan selanjutnya jika sesar masih memungkinkan.

Jika di kehamilan selanjutnya yang ternyata tidak ada. Di usia 29 macam apa ini? Sangat berat rasanya, nangis berlarut-larut selama 3 hari. Bukannya membaik, namun semakin buruk saja beritanya.

Dan di usia 29 saya dinyatakan sudah tidak bisa hamil. Karena tuba falopi nya diangkat dan tidak bisa diselamatkan.

Jadi, ini akhir dari ISK, Kista, infeksi, selama 2 pekan ini dan ternyata akhirnya saya sudah tidak bisa hamil?

Wahyu menguatkan, ia mengatakan tidak apa apa dia ikhlas. Kita besarkan Caca aja katanya. Tapi di usia 29 saya bahkan sudah tidak bisa memberikan kamu anak lagi, saya sudah gagal jadi wanita.

Lalu selanjutnya saya harus hidup bagaimana?

Jika satu satunya jalan untuk kehamilan adalah bayi tabung.

Saya terlalu jahat menolak anak lagi ketakutan saat telat datang bulan, dan ternyata sekarang saya menangis karena tidak bisa memberikan anak lagi.

Kamar Inap, 31 Oktober 2025

06.11

Terima kasih wahai diri, masih hidup rupanya. Tiga hari yang sangat menguras emosi dan air mata. Semua sudah terlewatkan, dan saya masih hidup tinggal melanjutkan untuk penyembuhan agar tidak kembali terulang.

Wahai diri, ini adalah dosa-dosa saya pada Tuhan dan banyak hal negatif yang merusak kamu rupanya. Seperti petir yang tiba-tiba datang dan mengejutkan, ternyata bukan sakit biasa yang alhamdulillah tertangani dengan cepat.

Benar katanya, ini sudah takdir Allah dan takdir saya dipertemukan dokter dan suster di sini. Setelahnya saya akan memperbaiki EQ saya terhadap diri, manusia, dan Tuhan. Serta hidup dengan hal-hal positif setelahnya

Kamis, 30 Oktober 2025

Renungan Diri

Rumah sakit, 30 Oktober 2925

00.13

Malam ini saya kembali dipindahkan, ke ruang berisi tangisan bayi dan ibu pasca melahirkan. Esok akan ada tindakan semoga baik baik saja.

Banyak hal yang saya renungkan tentang hari ini yang begitu menyedihkan, membengkakkan mata, dan meruntuhkan dunia saya.

Di usia 26 saya harus operasi abses payudara saat menyusui, dan kini di usia 29 saya harus kembali operasi kista yang bahkan sudah infeksi sehingga menyebabkan nyeri dan sakit bertubi akhir akhir ini.

Semua ini adalah akibat dari pendosa seperti saya, yang bahkan menyerang diri untuk lebih banyak sakit. Dan atas kejadian, semua sudah takdir Allah yang sudah terjadi. Disesali tak ada arti, mohon ampunan atas salah diri sebagai hamba.

Setelah ini selesai, saya hanya akan punya 1 sel telur untuk bertahan. Setelah ini, akan ada treatment hormonal untuk saya program anak. Ya sekarang saya harus program. Saya terlalu sombong untuk kemudahan Areesa dan untuk adiknya harus saya perjuangkan segera, sebelum semua terlambat.

Sisanya, saya hanya akan hidup dan bertahan dengan 1 sel telur dan 1 jaringan asi yang masih utuh. Tubuh ini sudah hancur rupanya. Semua sudah meninggalkan cacatnya. Bahkan untuk menjaga diri sendiri saja saya tidak mampu.

Rabu, 29 Oktober 2025

Berita dan Kesendirian

Jakarta, 29 Oktober 2025

15.12

akhir akhir ini sulit sekali rasanya, dan masih terasa menyenangkan karena bersama kamu lewati nya. Dari rawat jalan, hingga rawat inap semua masih baik-baik saja. Namun ternyata, hari ini setelah pemeriksaan dari cek lab, rontgen, usg, semua aman, kekhawatiran usus buntu yang ternyata tak ada hanya kista. Awalnya ya dikit saya hanya kista.

Namun ternyata terlalu berdosa saya, atau terlalu jumawa mendapatkan Areesa dengan mudahnya, hingga sangat menolak untuk kelahiran selanjutnya. Saya sombong rupanya.

Hingga sekarang, saya terkejut bahwa itu bukan hanya kista saja. Namun ada infeksi yang harus diangkat, secepatnya. Dan akan mempengaruhi sel telur saya lainnya. Kesuburan sel telur yang harusnya bisa dengan mudahnya saya dapatkan. Lahiran mudah. Walaupun menyusui terasa payah. Tapi itu masih lebih baik rupanya.

Kini, semua kacau. Saya menangis sejadinya sendirian, di depan meja perawat, dihadapkan dengan dokter ia jelaskan banyak hal terburuk, yang teringat dan terdengar dengan penjelasan antara dokter dan wahyu operasi akan mengenai sel telur dan akan menurunkan fungsi sel telur. Untuk kemungkinan buruk jika operasi itu mengenai usus dan pendarahan pun tidak saya dengarkan kemudian.

Apakah selanjutnya akan sulit menyusui dan hamil kembali? Fitrah dasar perempuan yang belum tentu saya miliki seutuhnya. Jaringan asi 90% diambil hingga sel telur yang bahkan tidak tau sudah berfungsi lagi atau tidak. Bahkan jika sudah program hamil tidak membuahkan hasil berarti akan sulit seterusnya.

ternyata saya hanya manusia dan tubuh ini bukan punya saya rupanya. Saya adalah pendosa yang harus menanggung semua dosa saya. Dengan mata bengkak dan dan infus di tangan, saya ingin hidup dengan baik saja. Semoga Allah mengizinkan hidup kembali untuk saya, saya akan lebih mendekatkan pada-Nya.

Kamis, 10 Juli 2025

Hidup di Jakarta Akhir akhir ini

Jakarta, 10 Juli 2025

17.22

Hidup di Jakarta akhir-akhir ini kenapa menjadi seperti ini. Udara yang semakin memburuk membuat saya malah terkena asma. Kemarin sempat diagnosa hipertensi, sekarang terkena ISPA dan Asma. Kenapa menjelang 30 menjadi semakin banyak sakit yang ada-ada aja dan muncul terus terusan seperti ini.

Liburan sekolah yang dihabiskan untuk menangani masalah pernafasan ini, sudah membuat turun 5kg berat badan haha untuk apa ke dokter gizi jika 2 minggu bisa menurunkan 5kg yang seharusnya target dokter 1 bulan.

Sekarang hipertensi sudah tidak ada, hanya gejala karena sakit sesak kemarin. Bahkan tadi tensi saya 102/80 sangat normal haha yang sebelumnya 140/100 dan langsung diberikan amlodipin. Akhirnya saya bisa menghentikan amlodipin karena sugesti dokter dari kecil saya bahwa tidak hipertensi.

Malah sekarang jadi ada asma. Haha lucu sekali belum 50 tapi sudah sakit-sakitan.

Rabu, 02 Juli 2025

Hal hal yang perlu disyukuri

Jakarta, 2 Juli 2025

06.27

rumah sakit

Sudah 5 hari sejak Jumat saya di sini, dengan infus di tangan kanan dan oksigen sesekali di hidung jika terasa sesak dan tak enak bernafas. Padahal baru awal bulan 5 kemarin saya disini dengan masalah sama, ISPA.

Namun yang sekarang lebih lama, karena disertai sakit lainnya sejak Senin sebelumnya. Demam, linu dan sakit seluruh badan, batuk, pilek, lidah pahit, bahkan puncaknya sesak sehingga langsung dilarikan ke IGD malam itu juga.

Setelah 4 hari tangan dipakaikan infus, dan hal yang tidak mengenakkan terjadi tangan bengkak dan harus dilepas infus. Kesulitan selama 4 hari aktivitas menggunakan tangan kiri, akhirnya bisa bernafas sebentar dengan menggunakan 2 tangan. Hal yang saya syukuri, dan terlupakan selama ini. Ternyata punya dua tangan yang dapat digunakan sangat beruntung!

Lalu setelah berhari hari sakit, tidak enak makan perlahan dapat makan dan terutama terasa ! Karena sudah 7 hari saya memaksakan makan yang berasa seperti nasi padang pun tak berasa, akhirnya di tengah kelaparan dibawakan nasi Bali yang berbumbu setelah berhari hari disini tak ada bumbu tawar, dan makan malam itu terasa nikmat sekali. Lidah yang bisa merasakan juga harus disyukuri !

Dan pagi ini saya terbangun dengan perasaan senang karena sudah lama tidak tidur pulas tanpa rintihan badan sakit dan batuk mengganggu pukul tengah malam. Saya menikmati kebebasan dan keheningan ini sebelum pulang. Sudah cukup, untuk istirahatnya saatnya kembali ke rutinitas seperti biasa !

Selasa, 17 Juni 2025

Istirahat sejenak untuk diri

Jakarta, 17 Juni 2025

15.40

Setelah pukul tiga, tiba menjadi gamang untuk pulang segera atau singgah untuk membeli yang saya suka. Dengan sifat fomo unggahan teman, saya segera mengaktifkan peta untuk singgah membeli roti kesukaan.

Setelah sampai, hendak membawa pulang saja rotinya. Namun sifat fomo melihat orang memesan untuk langsung dinikmati membuat saya mengurungkan niat dan mengikutinya.

Saya suka menikmati waktu berjalan lamban seperti ini, menikmati roti, kopi, dan diiringi lagu klasik. Menikmati jalan, dan kesibukan manusia yang sudah lama tidak saya lakukan. Dulu bisa sangat lama hanya duduk menyaksikan kesibukan manusia lainnya berlari dan tergesa.

11 menit sebelum ‘mbak-mbak’ mengakhiri tugasnya, hujan turun deras. Saya semakin nyaman untuk duduk berlama lama rupanya.

Sabtu, 24 Mei 2025

Baru satu hari tapi sudah menyebalkan

Bogor, 24 Mei 2025

23.08

Belum tepat hari ini berakhir pada 12 tepat, tapi sudah tidak mengenakkan dan membuat nangis berlebihan. Segala kecewa bersatu dan bergemuruh. Sedari malam kemarin terasa alot dan aku ibu yang membeli kue. Lalu hari ini pun, menonton konser yang saya tunggu 2 minggu dan bertahan demi hari ini, hancur. Dari sudah maju tapi tidak bisa naik panggung untuk dinyanyikan. Membeli bunga dan segala ucap yang sudah tertulis dan terangkai dalam otak jika berhadap tapi tidak bisa diberikan dan diucap. Tak ada sambut untuk hari saya tersisa saya dan satu pria yang hanya menyaksikan dibawah panggung. Untuk perayaan yang seharusnya saya disana.

Lalu bunga yang tidak bisa diberikan, dan kamu yang buru buru ingin pulang. Tidak sampai selesai melihat dengan puas. Padahal dekat dengan tempat kita menginap. Dan kamu marah, mercenary tidak jelas, katamu capek sudah tidak mau lagi, katamu pantas Tuhan memberikan aku darah tinggi. Jahat sekali. Bahkan kamu sudah capek sepertinya. Untuk selanjutnya, saya akan sendiri saja. Jika kamu saja lelah menemani manusia yang banyak mau dan penuh menuntut untuk seluruh hidupnya.

45 menit sebelum hari berganti, dan perayaan saya sudah selesai saya tidak suka hari ini. Menangis saja seperti sekarang.

Saya suka Tulus dan Sal, dan mereka di satu panggung di hari lahir saya. Tapi semua kacau.

Selanjutnya, saya akan menciptakan bahagia saya sendiri.

Kamis, 08 Mei 2025

Seperti ini rasanya

Rumah sakit, 8 Mei 2025

13.53

Seperti ini rasanya, dijenguk tanpa diminta dan datang tiba-tiba. Bahkan untuk manusia yang tidak saya anggap dekat. Guru senior yang sudah purnabakti, tiba-tiba datang dan menjenguk saya tanpa tanya dan memberi kabar. Bahkan, tidak ada informasi ruang berapa saya dirawat.

Saya akan ingat ini dengan jelas, perasaan senang dijenguk dan tiba-tiba diperhatikan. Untuk semua orang selanjutnya, saya ingin berbuat hal sama yang baik seperti itu.

Senin, 14 April 2025

Tulisan di 2015

Kamar,

21.45

Rasa penasaran akan sebuah perintah pengaktifan sebuah akun, namun tidak pernah berhasil sedari pagi. Mencoba-coba untuk memeriksa email, dan saya temukan note di tahun 2015. 9 tahun lalu. Saya menuliskan ini, dan ternyata saya sangat menyukai puisi dan sastra serta cerita.

saya akan menulis terus di sini, dan selain itu saya ingin membuat buku cerita anak. Setiap hari mendongeng untuk Reesa membuat saya semakin percaya diri untuk membuat cerita menarik.

Walau ketidakpastian adalah nMereka terus bernyanyi

Menyambung hidup dengan nada


Apa yang kan kau dapat katakan

Pada mereka yang bermimpi besar

Namun harus mengalah pada keadaan

Bukan karena mereka tidak sabar

Tapi hidup lebih butuh makan



Apa yang kan kau dapat jelaskan

Pada mereka yang hidup dijalanan

Saat sekolah tidak menjadi pilihan

Bukan karena mereka tidak mau pintar

Tapi sekali lagi hidup lebih butuh makan


Lalu kini kau bertanya

Siapakah yang patut disalahkan

Apakah pada mereka yang bersumpah untuk menggenapi janji

Kesejahteraan akan menjadi pasti

Namun berakhir kemelaratan kembali


Atau pada kerabat mereka?

Yang memperkerjakan tanpa punya rasa iba

Bahkan kemiskinan sudah menjadi garis untuk keluarga

Dan membantu adalah alasan mereka untuk bekerja


Atau sebenarnya 

Yang patut disalahkan adalah kita

Melihat tanpa perduli

Menutup telinga saat mereka bersua

Memicingkan mata saat mereka ada

Menganggap mereka seakan hina


Apakah itu termasuk kau?

Saya tidak tau

Walau semua memiliki hati

Tapi tidak semua perduli

Minggu, 13 April 2025

Tak Karuan Rupanya

Kamar ibu,

00.15

Saya merasa tak karuan rupanya, karena kamu ternyata.

Setelah berjanji hanya pergi sebentar, bahkan hingga malam dan hujan turun deras. Sangat deras.

Saya rencanakan untuk menjemput di rumah dan kita berkeliling berdua malam-malam, setelah anak tertidur tepatnya.

Seperti biasa, saya tertidur dan terbangun kemudian. Teringat janji untuk menjemput kamu di rumah, hujan masih turun tapi tak sederas sebelumnya.

Fikir saya..

Kamu menelepon untuk memastikan saya tidak ketiduran dan segera ingin bertemu. Ternyata kamu enggan bahkan untuk ke rumah ibu alasan hujan dan capek seharian.

bagaimana dengan saya? Bahkan kita jarang punya waktu berdua saat belum terlalu malam.

setelah pulang larut berhari-hari lalu, sampai dengan saya kamu tak ada waktu. Bahkan untuk di akhir pekan, untuk berdua saya masih harus terus menunggu ?

Pasti akan menjadi salah saya yang tak pengertian.

Sabtu, 12 April 2025

Apakah Saya Selalu Berburuk Sangka

Kamar Ibu,

23.55

Seharusnya kamu berfikir yang baik-baik saja. Itu hanya fikiran buruk mu!

Seperti biasa, fikir saya tak karuan di saat pukul tengah. Manusia perasa yang hilang hidup di dirinya, bersama manusia yang sudah tak ada koneksi yang mendukung dirinya merenung, berkata, dan sastra. Semakin lama, saya menjadi bertanya-tanya, hidup yang semakin berjalan membuat saya semakin hilang arah bahkan untuk berdiam dan bengong.

waktu kosong yang semakin berharga, tapi tidak saya isi yang bermakna. Hanya hiburan, dan scroll-scroll media sosial. Bahkan tidak ada buku yang saya tamatkan baca seperti sebelumnya. Bahkan untuk kosakata yang semakin sederhana tak seperti biasa.

di samping telah tertidur bayi manis yang selalu menjadi bayi dimata saya. Kehidupan baru yang saya jaga dan besarkan. Banyak hal yang ingin saya lakukan!

Minggu, 06 April 2025

Jika Tak Ada Semua Apakah Saya Masih Baik-baik Saja

Kuningan,

01.44

Saya masih terjaga hingga lewat pukul tengah. Fikir saya sedang mercecau tak karuan. Harus segera disalurkan dan dituliskan.

kehilangan.

Semakin dewasa, saya semakin takut kehilangan. Untuk seluruh yang saya miliki, jika tiba-tiba sudah tidak ada lagi dan pergi apakah saya masih bisa hidup sebagai manusia utuh yang tidak runtuh ?

Semakin dewasa, semakin sedikit rupanya yang saya punya. Sekarang hanya tersisa ibu, Bapak, Mbah, tyo, wahyu, Reesa. Setelah Engkong, Nyai, dan Ncang sudah pergi terlebih dahulu. Apa yang saya lakukan jika nanti satu per satu tidak ada ? Sudah tidak lagi sehat ?

Setelah pertengkaran hari ini dengan Wahyu yang sakit, tangan Reesa yang kecengklak karena saya tidak hati-hati. Saya menjadi takut, bahwa sebenarnya masalahnya adalah saya sendiri?

Kacau. Tadi sangat kacau.

Reesa menangis berlebihan di toilet, ibu mertua terlihat panik cucu nya kesakitan, dan saya? Yang menangis merasa bersalah. Tatapan pada anaknya yang ingin menghakimi dan tidak pernah masalah, ingin ditunjukkan pada menantunya yang berperasaan. Saya tau, dia menahan agar saya tidak menangis semakin keras.

Setelah kejadian ini, saya tau ibu tetap sayang mereka saja. Hah, bahkan saat saya berdebat pada anaknya, dia seperti melihat tak suka. Karena anaknya diperlakukan seperti itu oleh saya yang hanya menantunya (?)

Sebal rupanya.

Setelah ini saya semakin yakin, saya bahagia hingga saat ini karena tangki cinta penuh dari orang tua dan pasangan. Jika orang tua tidak ada siapa lagi yang akan sayang saya dengan seluruh yang dimilikinya (?)

Laki-laki itu membela saya!

Kuningan, 6 April 2025

01.14


Setelah setengah harian saya merasakan resah berkepanjangan, hal seperti ini saja sudah membuat saya merasa diistimewakan. Dibela bahkan saat saya lupa untuk update agar manusia ini tau saya bahkan juga berjuang, dia sudah bela saya duluan. Kebimbangan yang saya rasakan, apakah hanya dari fikir saya saja rupanya ?

Seperti dirayu agar tak diam berkepanjangan, dan saya termakan bujukannya kemudian. Sial. Tidak jadi marah rupanya, dia tau saya akan senang dan bermanja manja kembali seperti sebelumnya.

Mengacau

Semarang

20.40


Perasaan sedih seperti apa ini. Akhir perjalanan menjadi tak menyenangkan seperti ini. Perasaan sedih karena dibentak berulang atau memang saya nya yang sedang sedih berlarut an ? 


Dengan dunia riuh setiap harinya, saya mengacaukan hari mereka sepertinya (?)


Menjadi terlalu perasa

18.13


Seharusnya kriteria pertama saya saat menentukan calon suami selain bertanggung jawab dan sayang, mungkin laki laki soft spoken. Wanita yang tidak bisa dibentak atau dikasari, harus hidup berdampingan dengan laki laki yang bernada keras. 


Sesekali saja tapi sering menyakitkan. Sesekali tapi sering membuat menangis terus terusan. Selain sayang, harusnya bisa berkata lebih baik dalam segala kondisi bukan (?) 


Atau sebenarnya..

Dia tak benar benar sayang?


Karena segala resah dan tangis dianggap berlebihan. Dan aku yang disalahkan karena terlalu perasa dan berprasangka. 


Setelah itu menyesal dan memohon maaf. 

Senin, 03 Maret 2025

Sekesal itu rasanya

Jakarta,

20.54

hari ini saya menangis. Dan merasa sangat kesal pada Reesa. Setelah dengan segala hal yang sudah ia lakukan sebagai anak anak, di tengah lelahnya saya. Setelah sudah berkegiatan di spark. Dia yang sibuk sendiri dan tidak bisa diatur dengan baik, di rumah dia menuangkan vitamin setelah ditinggal sebentar ke kamar mandi. Di minuman jus yang sudah saya buat untuk papa nya dan di lantai yang baru saya bersihkan.

setelah lelah saya seharian dan dis belum tidur juga seharian ! Saya sudah sabar dan menuruti semua nya. Dari membaca buku, bermain, dan segala hal hingga tiba tiba dia menendang nendang yang sudah saya sabarkan. Hingga terkena behel dan itu sakit!

dijambak rambut saya dan saya upayakan untuk sayang sayang rambut mama, dan tetap ditarik hingga sakit.

air dicipratkan ke wajah dan rambut saya yang sudah sangat lelah hingga dia menggigit tangan saya. Dan hilang sudah sabar saya. Saya meronta untuk minta dilepaskan dari jenggutan nya yang sangat sakit. Saya menangis dan marah padanya!

benar benar marah hingga hanya menangis dan menjauh saja. Dan emosi saya dihadapkan pada toodle yang tidak tau salahnya, ia hanya tau mamanya marah dan menangis.

hah!

Kamis, 06 Februari 2025

Ternyata sibuk terasa menyenangkan

Depok,

18.47

Untuk tulis pertama saya di tahun ini. Belum genap sebulan, saya mulai menikmati sibuk ini. Menambah aktivitas baru di hidup saya, olahraga. Hampir setiap hari mulai menekuni olahraga angkat beban ini, setelah menjalani 8 jam panjang untuk bekerja, kegiatan ini seperti istirahat untuk riuh dan berisiknya hidup saya. Fokus pada beban dan tidak ada obrolan atau pergerakan yang merumitkan, yang bisa diatur oleh kita. Lalu saya menepi sejenak untuk menyantap makanan manis dan secangkir latte tanpa gula. Sibuknya hidup tapi ini terasa menyenangkan. Hidup yang sangat saya nikmati. Tanpa beban, melakukan yang saya mau dan sukai. Dan setelahnya saya akan jadi full mama untuk Reesa yang bahagia. Tidak ada rasa capek atau lelah dengan aktivitas ini. 

Untuk kamu segala baiknya

​jakarta, 1 maret 2026 01.17 Untuk kamu yang selalu mengusahakan bahagia. Saya akan menceritakan baiknya kamu dan bahagia saya. Tidak lagi m...