Minggu, 06 September 2015

Berjauhan

6 September 2015
00.04 

 Banyak hal yang ingin kutau darinya. Di malam ini, kuingin lebih banyak tau tentang ia. Kau tau, ia terlihat unik dengan kekhasan yang dia miliki. Yang kubayangkan, tak seribet yang ia fikirkan. Perbedaan yang membuat ia terlihat berbeda.

     Berbicara perbedaan, mungkin aku bisa menerima perbedaan yang ia miliki. Perbedaan keminatan dan pola fikir, yang membuat kita terus berdebat. Ia tak suka kopi, dan aku suka kopi. Ia menyukai pakaian yang ia sebut "gembel" aku suka pakaian rapih dengan warna serasi. Jika semakin lama kita didekatkan, mungkin akan semakin banyak perbedaan yang terkuak. Tapi aku tak pernah permasalahkan itu, sudah kubilang dari awal ia unik. Dan kutegaskan takkan ku permasalahkan. 

Kami dekat, ya bisa kukatakan seperti itu. Akupun bisa mengatakan ia seru, bisa membuatku terus menunggu balasannya. Entah apa yang ia bicarakan, meski ia moody an. Dalam sehari bisa berubah mood berkali kali, tingkah seperti anak kecil. Belum pernah kubertemu orang seperti itu. 

Perbedaan, sudah kujalankan jika ku mampu menerima perbedaan yang ia ciptakan. Entah apa tujuannya, aku harap kami akan memiliki kesamaan. Kami sama sama pecinta Sherlock Holmes dan makanan pedas.  Walaupun hanya itu kesamaan kami, tak apa setidaknya masih ada yang sama. Haha. Kembali lagi menuju perbedaan. Aku masih bisa menerima segala perbedaan yang ia ciptakan. Perbedaan itu indah. Iya indah jika yang kau temukan perbedaan hanya dari dirinya, dari pola fikirnya, dan bukan dari Agamanya. Aku menemukan perbedaan besar diantara kami. Mungkin jika tak karena perbedaan itu, aku bisa mengikuti langkah yang ia mau. Mungkin tidak berpisah seperti ini, kesalahpahaman yang membuat kami mulai berjauhan. Sungguh, tak dapat ku jelaskan alasan Agama. Agama adalah hal krusial yang tidak boleh dibahas di muka umum. 

Aku ingin bersamanya. Aku ingin membersamai ia sebagai seorang sahabat. 

Endang Rachmawati 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Beerkomentarlah dengan bijak

Hidup di Jakarta Akhir akhir ini

Jakarta, 10 Juli 2025 17.22 Hidup di Jakarta akhir-akhir ini kenapa menjadi seperti ini. Udara yang semakin memburuk membuat saya malah terk...