Selasa, 01 September 2015

Hingga kelak

     Saat itu aku telah berjanji padamu untuk menuliskan sesuatu. Menuliskan tentang rasa yang kau mau tau. Kali ini tidak akan kugoreskan kata penuh luka, yang ku lupa bahwa kau ada. Kali ini akan kuucap bahagia untuk sebuah kehadiranmu yang nyata.
       Katamu aku dapat membuatmu bahagia, kesederhanaan perasaan yang ada. Dan atas semua cinta yang kau punya, aku merasa istimewa. Tetaplah ada dan jangan berdiri di tempat yang tidak dapat kujamah. Aku tidak tau, apa yang Tuhan mau dengan menghadirkanmu. Entah untuk selamanya atau persinggahan, tapi tetaplah ada. Hingga kelak dan semoga aku juga bisa merasa bahagia seperti yang kau rasa. 
       
"Doa yang terbaik untuk kita" 

Endang Rachmawati 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Beerkomentarlah dengan bijak

Hidup di Jakarta Akhir akhir ini

Jakarta, 10 Juli 2025 17.22 Hidup di Jakarta akhir-akhir ini kenapa menjadi seperti ini. Udara yang semakin memburuk membuat saya malah terk...