Senin, 26 November 2018
Ya, Saya Mengerti
23.45
Saya tau. Akan ada banyak wanita, yang bahkan lebih lebih perhatian dari saya.Ia bahkan lebih lebih pengertian dan memahamimu lebih dari yang bisa saya lakukan untukmu. Bahkan tak menutup kemungkinan, kau akan jengah dan mungkin akan beralih ke wanita yang tidak perlu terbeban dengan sikap seperti saya. Saya akan mengerti untuk kondisi ini.
Waktu Sekarang
Jakarta, 20 an November 2018
23.14
Kenapa ngobrol sama kamu jadi tidak semenyenangkan ini. Penantian seharian, dan akhir yang slalu mengecewakan. Atau aku yang memang menyedihkan. Lebih banyak hening daripada ramai seperti lama. Bilang rindu tapi tak berusaha sebentar saja bertemu. Bilang ingin berbincang, tp slalu kamu yg mengakhirkan. Kau bilang ingin datang, aku tunggu dengan tidak sabar. Dan alasanmu telat mengabarkan, tidak keharusan untuk berkabar dan memberitahu secara lebih dulu agar aku tak menunggu kamu di depan pintu.
Mungkin aku yg terbawa perasaan, atau memang diantara kita sudah menjadi hambar ? Kesibukanmu dan apa yang harus kulakukan ? Aku diam dan biarkan semua berjalan seperti biasa. Untuk waktu, akan kuikuti apa maumu.
Minggu, 05 Agustus 2018
Aku Harap Kau Juga Terluka
11.18
Jangan tertawa dan berlaku seperti tak ada apa-apa.
Jangan bercanda lagi, ingin rasanya segera kutinggal pergi.
Kau bercerita, tentang wanita yang kau suka sejak lama.
Kau bahagia ia pun merasa hal yang sama, dan kalian berencana.
Lantas apa ? Kau ingin aku pun berkata 'aku bahagia mendengarnya'.
Lantas bagaimana ? Aku harus pura pura tertawa dan senang mendengarnya.
Ah maaf, aku tidak bisa berpura-pura seperti itu lagi.
Bagaimana bisa kau bercerita bahwa kau mencinta, di depan aku yang pernah menjadi rencanamu?
Tak punya hati atau sudah tak perduli.
Pergi saja kau, ceritalah ke kawanmu yang lain.
Seperti tak ada manusia di bumi saja, slalu padaku kau bercerita.
Aku masih menyukaimu dan kau tak perduli.
Ah aku berharap kau juga terluka oleh wanita itu.
Ia meminta akhir tiba-tiba dengan alasan gila yang bahkan tak masuk logika namun mudah diartikan, ia jengah denganmu.
Sepertimu yang berlaku dulu dan kau ingin kita bersahabat saja.
Bersahabat dengan rasa yang masih ada sejak puluhan purnama dan kau benar-benar sudah gila, Tuan.
Semakin lama kau bercerita, semakin aku benar-benar mengkhusyukkan doaku agar kau juga terluka. Aku sedang teraniaya olehmu dan semoga Tuhan mendengarnya.
Jumat, 27 Juli 2018
Segera Temukan
Kereta, 27 Juli 2018
15.04
Teriknya siang, sejuknya kereta. Untuk kalian siswa SMA yang sedang tertawa, untuk hal yang bahkan biasa biasa saja.
Saya pernah menjadi kalian, dan melihatnya saya menjadi kembali merindu.
Sudahkah kalian bertemu?
Teman yang akan menjadi cerita seluruh bagian hidupmu. Teman yang lebih dari saudaramu, mengetahui yang seluruh dunia tak akan tau itu. Seperti telepati, kalian berkomunikasi.
Sudahkah kalian merasa ?
Tak sengaja atau teman tak disangka, yang dengannya membuat kalian jatuh untuk pertama ?
Kalian harus menemukannya ! Dunia akan seru dibuatnya.
Jika ada yang bilang padamu, bertemunya seperti memuntahkan banyak kupu kupu, yang membuatmu tergelitik seru, percayalah!
Jika ada yang bilang padamu, tak ada lagi abu hanya ada merah jingga biru, percayala!
Karena itulah sebenar benarnya yang harusnya kau rasa.
Ah melihat kalian, membuat saya merindukan banyak hal. Merindukan kamu misalnya.
Rabu, 18 Juli 2018
Waktu Slalu Bekerja
Selasa, 19 Juni 2018
Surat Cinta untuk Bapak dan Ibu
Karena Sayang
Semoga Bukan Pertanda
Minggu, 27 Mei 2018
PERNYATAAN
Untukmu yang Sedang Dirindu
Senin, 26 februari 2018
23.49
(Ditulis, berdasarkan cerita dari novel yang dibaca)
Mampukah saya untuk benar benar siap bahagia?
Kamar sudah gelap, lampu meredup satu per satu hingga padam. Tak ada suara, selain jantungku yang terus berdegup kencang menuntut sebuah pertemuan .
Pertemuan denganmu. Karena rinduku.
Cercauku tak jelas, berharap untuk sebuah percakapan. Agar kau menjadi paham, rinduku ingin segera diperjelas.
Aku tak sekali pernah jatuh pada cinta. Tapi tidak untuk ini aku sulit pahami. Merasakan sendiri debaran jantungku hingga sesak berisi kamu. Memutar ingatanku kembali, tentang hangatnya hari itu, betapa cintanya kamu.
Kini tidak demikan, jika aku memilihmu lebih cepat, jika aku dapat bersikap padanya, jika aku menjadi baik bagimu, mungkin baikmu masih untukku. Tidak untuk wanitamu. Bertahun tlah berganti seperti aku, tapi tidak denganmu dan wanita yang sangat mencintaimu.
Apakah kamu bahagia ? Seperti denganku ataukah menjadi lebih bahagia karena dicintai sepenuhnya tanpa harus dipilih dan tidak menjadi pilihan ?
Apakah kamu mencintainya ? Sama seperti cintamu yang pernah kau katakan ?
Jika aku rindu kamu sekarang, apakah ada yang akan berubah? Kita telah menerima cinta dengan masing -masing, egoiskah aku merindukanmu kembali ?
Awalnya
Jumat 29 Desember 2017
23.45
Segala tentangmu adalah milikku, awalnya.
Kau berjuang
Kau bertahan
Kau mencinta
Segalanya tentangku untuk hatimu, akhirnya.
Kau menyerah
Kau berhenti
Kau tak mencinta seperti awalnya.
Disaat iyaku akan berperan dalam perayaan maumu untuk hidup denganku.
Aku lengah, kau jengah hingga membuka kemungkinan.. kau akan bahagia dengan lain wanita, yang akhirnya.
Kalian saling berjuang
Kalian saling bertahan
Kalian saling mencinta
Kirana
Kirana. 10. 20. Dan selamanya. Aku akan terus mendoakan untuk kebahagiaanmu. Semoga kamu bisa menemukan seseorang yang mencintaimu, sama seperti caraku mencintaimu.
Tentang Mereka
Jakarta, 26 oktober 2017
20.37
Anak anak adalah satu hal yang ajaib. Tak ada sembunyi dan kepura puraan hati. Sesungguhnya bentuk cinta, dari hati yang suci.
Tidak perlu banyak cara mendekati, imingan uang atau tahta jabatan. Kebutuhan yang segera untuk dipenuhkan, atau memberi untung kita berteman. Cukup dengan hati, ia akan terkesan dan menanti kita hadir kembali.
Kisah kasih tanpa pamrih, kita memberi sedikit hati, ia memberi semua yang dimiliki. Dunia dan ceritanya.
Ah betapa menyenangkannya mereka. Pantas, jika makhluk besar seperti kami bahkan menanggalkan jas dan ikut berkontribusi, mengajar mereka para tunas negeri.
Ah kalian, berhasil membuat ibu jatuh cinta berkali kali.
Bertahan
Cinta Tidak Semudah Yang Kau Kira
Rabu, 23 Mei 2018
Liar Akal
Terlambat
Ada sesak yang harus segera aku keluarkan. Seperti buliran hujan menenangkan, denganmu aku sedang tak enakkan..
Malam kemarin aku bersiap, menyiapkan segala ketangguhan dan kekuatan yang kupunya. Membangun kembali, menyatukan patahan yang tersisa. Untukmu.
Pagi ini aku akan memantapkan hati, menemuimu. Terlihat lebih cantik, agar kau kembali lebih tertarik. Udara kembali menyejukkan, aku kembali jatuh cinta.
Menjelang senja, patahku kembali berulah.
Kau tertawa dengan wanita itu, wanita baru pertama aku melihat.
Seperti peran layar kaca, aku menatap tawa kalian berdua.
Aku patah. Tidak menyenangkan.
Dua tahun tlah menghilang, sedihku kembali berpindah. Kembali padaku.
Ingin aku menangis. Bisa sebodoh itu aku berserah. Pada dirimu. Dan kamu? Berserah padanya. Semua terlambat.
Catatan Lama#3
(Inspirasi dari cerita seorang teman, ditulis kembali dalam bentuk puisi)
Sepertinya diantara takdir dipertemukan, hanya aku yang suka kamu secara berlebihan.
Hanya aku yang tersenyum menatap punggungmu.
Hanya aku yang berdegup kencang, walaupun hanya mendengar suaramu bercengkrama.
Sepertinya hanya aku dan cuma aku, yang melakukannya sendirian.
Menginginkan kamu secara berlebihan.
Catatan Lama #2
Saat ini aku harus merelakanmu.
Aku berada di posisi sangat suka kamu,
dan itu tidak pernah baik untuk sesuatu di hatiku.
Memang benar.
Aku diposisi berjuang, mati matian agar kita tak mati dalam ketidakpastian.
Dan memang benar, kamu tidak mengusahakan apa apa. aku yang menyukai kamu berlebihan.
Dan aku sayang kamu sekarang !
Catatan Lama #1
Sebelum Pukul Tengah
Hidup di Jakarta Akhir akhir ini
Jakarta, 10 Juli 2025 17.22 Hidup di Jakarta akhir-akhir ini kenapa menjadi seperti ini. Udara yang semakin memburuk membuat saya malah terk...

-
Jakarta, 31 Oktober 2024 11.15 Saya adalah wanita itu. Wanita yang meromantisasikan segala hal. Semua yang diamalinya, semua yang dirasakann...
-
Jakarta, 1 agustus 2024 16.57 Saya rasa tidak akan ada yang mencintai saya seperti kamu. Setelah jaitan pasca abses yang bahkan saya saja me...